Jadikan Pangan Lokal Sebagai Solusi Stunting

 07-09-2023 13:03 WIB by Admin  96x    News

Kudus - Lomba Cipta Menu B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) berbasis pangan lokal diharapkan dapat menjadi salah satu opsi dalam upaya pencegahan stunting. Hal tersebut disampaikan Ketua TP PKK Kabupaten Kudus pada acara yang digelar di Pendopo Kabupaten Kudus, Rabu (6/9/2023).
 
Mawar Hartopo menjelaskan alasan pemilihan pangan lokal, dalam hal ini ikan kutuk (gabus), sebagai bahan utama bertujuan agar pangan lokal lebih dikenal dan digemari oleh masyarakat luas.
 
"Melalui Lomba Cipta Menu, kami berharap pangan lokal dapat lebih dikenal dan digemari oleh masyarakat luas" ujarnya.
 
Menurut Mawar Hartopo, tak hanya praktis dan terjangkau, resep pangan B2SA berbasis sumber daya pangan lokal juga harus sesuai dengan preferensi masyarakat. Oleh karenanya, inovasi dalam resep harus terus dilakukan.
 
"Dalam upaya pencegahan stunting, kita perlu inovasi di dalam resep pangan b2sa ini" ujarnya.
 
T. Sugianto, perwakilan PT Nojorono, berharap penyelenggaraan lomba ini dapat mendorong konsumsi pangan yang seimbang dan aman serta mempromosikan inovasi dalam pengolahan ikan kutuk. Dengan begitu, minat masyarakat terhadap ikan kutuk meningkat yang berujung pada peningkatan pendapatan masyarakat Kudus.
 
"Kami berharap lomba ini akan meningkatkan minat masyarakat terhadap ikan kutuk dan pada akhirnya, meningkatkan pendapatan masyarakat setempat" ujarnya. 
 
Sebagai informasi, dalam Lomba Cipta Menu B2SA ini, turut hadir perwakilan dari PT Nojorono Tobacco International, perwakilan OPD dari Dinas Pertanian, Dinas Budpar, Dinas PMD, dan Dinas Kesehatan. Hadir pula Chef Isman dari MasterChef Indonesia Season 7 sebagai juri sekaligus memberikan demonstrasi masak dalam pengolahan ikan kutuk. Peserta lomba berasal dari TP PKK kecamatan se-Kabupaten Kudus.